Senin, 19 November 2012

Sejarah Brimob Papua

           Berawal dari misi perebutan Irian Barat dari tangan Belanda maka dibentuklah sejumlah Resimen Tim Pertempuran (RTP) di sekitar wilayah Maluku dengan maksud untuk mempermudah pendaratan terdekat pasukan yang akan memasuki wilayah Irian Barat. Sejulah pasukan brimob bergabung dalam operasi Mandala dipimpin oleh Mayjen Soeharto.  Pada bulan  Oktober  Tahun  1962  Satu Team Brimob Resimen Pelopor  berhasil mendarat  di Kabupaten Fak  dipimpin oleh  Lettu Suripno, Selanjutnya  disusul oleh pasukan brimob dari Resimen Pelopor  dipimpin oleh  Anton Sujarwo.  

Rabu, 11 April 2012

Membangun Transformasi Kultural Pimpinan

Membangun kerja sama melalui sinergi polisional yang pro aktif dengan masyarakat merupakan program kapolri Komjen Timur Pradopo yang termasuk kedalam 10 Program Prioritas yang akan dilakukan Kapolri. 


Program tersebut yaitu :
1. Pengungkapan penyelesaian kasus-kasus menonjol.
2. Meningkatkan pemberantasan preman, kejahatan jalanan, perjudian, narkoba, illegal logging, illegal fishing, illegal mining, human trafficking, dan korupsi.
3. Penguatan kemampuan Densus 88 Antiteror melalui peningkatan kerja sama dengan satuan antiteror TNI dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.
4. Pembenahan kinerja reserse dengan program “Keroyok Reserse” melalui peningkatan kompetensi penyidik.
5. Implementasi struktur baru dalam organisasi Polri.
6. Membangun kerja sama melalui sinergi polisional yang proaktif.
7. Memacu perubahan mindset dan culture set Polri.
8. Menggelar sentra pelayanan kepolisian di berbagai sentra kegiatan publik.
9. Mengembangkan layanan pengadaan sistem elektronik.
10. Membangun dan mengembangkan sistem informasi terpadu dan pengamanan Pemilu 2014.

Konsepsi Kepemimpinan Polri

Tepat 1 Juli 2010 ini, Polri merayakan hari ulang tahunnya yang ke-64. berbagai permasalahan yang menyelimuti Polri menutup semua keberhasilan yang pernah di ukir Polri baik berupa pemberantasan teroris, terjaminnya kamtibmas, masyarakat semakin sadar hokum dan lainya.

Keberhasilan dan kemunduran Polri sangat di pengaruhi oleh bentuk Kepemimpinan yang dilaksanakan Pimpinan dalam hal Ini Kapolri.
Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi .
Secara umum kepemimpinan bisa diartikan sebagai kemampuan memenejemen (mengelola) suatu pekerjaan.

Kepemimpinan dalam organisasi Polri merupakan faktor kunci yang menentukan keberhasilan Polri dalam menjalankan fungsi dan perannya guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Kepemimpinan merupakan kemampuan pemimpin mengubah lingkungan kerja, motivasi kerja, dan pola kerja, dan nilai-nilai kerja yang dipersepsikan bawahan sehingga mereka lebih mampu mengoptimalkan kinerja untuk mencapai tujuan organisasi (Bass, 1985). Kepemimpinan berkaitan dengan kemampuan individu untuk mempengaruhi, memotivasi dan membuat orang lain mampu memberikan kontribusinya demi efektivitas dan keberhasilan organisasi (Houseet. al., 1999: 184) .